Rabu, 06 Februari 2019

Desain Kaos : Berikut Ini Strategi Membuat Kaos Distro Agar Lebih Bernilai

Desain kaos yang keren dapat menjadikan kaos distro semakin kece. Tidak heran jika kini bisnis kaos distro semakin menjamur di Indonesia. Ini bisa dilihat dengan banyaknya orang-orang yang menjual kaos distro dengan beragam desain yang menarik. Tentu akan sangat sayang, jika Anda salah satu yang memiliki bisnis kaos distro namun tidak mempromosikannya dengan tepat.

Apalagi jika kaos distro yang Anda produksi sangat bagus dan diproduksi oleh vendor konveksi yang berkualitas serta memakai bahan yang bagus. Anda perlu membuat beberapa strategi yang tepat, agar konsumen bisa memesan kaos Anda. Nah jika Anda masih belum tahu bagaimana cara mempromosikan kaos dengan tepat, berikut ini beberapa strategi yang bisa Anda aplikasikan agar kaos bisa lebih bernilai :

      1.      Membuat foto produk semenarik mungkin

Saat ini membeli barang secara online sudah menjadi kebiasaan masyarakat. Salah satunya dalam membeli kaos. Mungkin Anda juga pernah membeli produk secara online, tetapi penjual hanya menampilkan foto produk yang biasa saja? Hal ini tentu bisa membuat konsumen tidak tertarik untuk membeli kaos Anda, walaupun desain kaos yang ada sangat menarik.

Anda bisa membuat foto kaos yang terlihat menarik dengan detail latar polos, konsumen akan fokus pada desain dan juga model. Dengan begitu, konsumen bisa melihat bagaimana detail dari kaos yang akan dibeli.

Akan lebih baik, jika Anda mengupload foto yang sesuai dengan jenis kaos, misalnya untuk kaos trip, Anda bisa membuat foto di luar ruangan atau outdoor agar kesan dan tujuan dari desain kaos tersebut bisa tergambarkan dengan jelas.


Jangan khawatir mengeluarkan banyak budget untuk pemotretan, karena biasanya jasa pemotretan kaos ini dengan model berkisar dari 30 ribu hingga 100 ribu rupiah. Tentu ini termasuk terjangkau untuk Anda yang ingin memasarkan produk untuk jangka panjang.

Jika Anda ingin menghemat budget, bisa meminta teman Anda yang memiliki postur tubuh bagus sebagai model foto produk. Hal yang terpenting adalah lebih baik memakai foto asli produk Anda agar konsumen semakin percaya.

      2.      Memasang label woven pada produk

Biasanya konsumen akan lebih bangga dengan produk yang mempunyai label pada kaos. Karena label menjadi identitas dari brand yang Anda bangun. Label yang ada pada kaos bisa menunjukkan jika kaos tersebut adalah kaos branded. Untuk produk kaos, jika memungkinkan, Anda bisa memasang lebih dari satu label di satu produk.


Label pertama yaitu label woven yang didalamnya terdapat logo merek dan ukuran kaos. Untuk label kedua yaitu label satin yang didalamnya terdapat wash instruction, akun sosmed, atau website brand.

      3.      Memasang Label sablon

Label sablon bisa menjadi alternatif jika Anda belum sempat membuat label woven. Fungsi dari label sablon ini sama dengan label woven, yang membedakan hanyalah bentuknya saja. Label ini bisa diisi keterangan produk, diantaranya :  ukuran kaos, brand clothing, material yang dipakai, panduan untuk mencuci, dan logo.

      4.      Memasang Hang tag

Hang tag ini sudah dipakai di hampir semua kaos yang ada di pasaran. Hang tag menjadi satu branding untuk kaos yang dipasarkan. Selain itu juga bisa menambah nilai produk kaos. Biasanya informasi yang ada pada hang tag adalah harga kaos dan barcode, logo brand, ukuran kaos, informasi sosial media, slogan, cara mencuci, dan sejarah perusahaan.

Demikian beberapa strategi yang bisa membuat kaos Anda bernilai lebih. Dengan begini, maka orang-orang akan lebih tertarik untuk membeli kaos Anda, apalagi jika desain kaos yang disematkan menarik dan bisa memperkeren penampilan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar